fbpx

SAN (Storage Area Network)

Apakah kalian tahu bahwa Peladen atau sering kita sebut Server itu penyimpanannya secara fisik dapat terpisah dengan Servernya itu sendiri. Bagaimana mungkin penyimpanan Server berada di tempat yang berbeda? mari kita mulai dengan sebuah permasalahan dimana untuk kapasitas penyimpanan Server bawaannya terbilang memiliki slot penyimpanan yang terbatas sedangkan kebutuhannya semakin bertambah seiring berjalannya waktu.

Hal ini membawa inovasi baru mengenai teknologi penyimpanan, dimana kita dapat menambah penyimpanannya dengan beberapa cara, salah satunya yaitu dengan cara menggunakan Storage Network. Kita bisa menambahkan banyak sekaligus perangkat penyimpanan agar terhubung ke Server dengan menggunakan teknologi SAN, lalu SAN itu apa? simak berikut pembahasannya..

Pengertian SAN?

Storage area network
Gambar : Topologi sederhana mengenai SAN

SAN atau Storage Area Network adalah jaringan komputer yang memberikan akses ke penyimpanan data. SAN digunakan untuk mengakses perangkat penyimpanan data , seperti array disk (penyimpanan besar yang biasanya terdapat di Data Center) dan perpustakaan pita dari server sehingga perangkat penyimpanan tersebut muncul di sistem operasi sebagai penyimpanan yang terpasang langsung . SAN biasanya adalah jaringan komputer khusus perangkat penyimpanan yang tidak dapat diakses melalui jaringan area lokal (LAN) sehingga SAN ini tidak akan mengurangi bandwith dari LAN.

            Selain SAN menyediakan akses penyimpanan tingkat blok, SAN juga menyediakan akses penyimpanan tingkat file dan dikenal dengan nama clustered file system. SAN banyak diimplementasikan di perusahaan – perusahaan menengah ke atas, karena SAN strukturnya sangat kompleks dan rumit dalam hal implementasinya  dan memulainya membutuhkan biaya yang tidak kecil.

Kenapa harus SAN?

Untuk skala bisnis besar banyak instansi sudah mengimplementasi SAN ke perusahaan mereka masing – masing, karena ada beberapa keuntungan dalam menggunakan teknologi yang satu ini, seperti :

  • Reliability : Infrastruktur yang ada pada transport data yang fungsinya untuk membantu meminimalisir kesalahan transfer data, dan mengatasi terjadinya kegagalan transfer.
  • Availability :Satu data file duplikat yang bisa dibaca oleh semua host yang berbeda – beda.
  • Performance  : Dengan adanya fiber-channel sebagai standar interkoneksi SANsehingga kecepatan transfer lebih cepat dibanding menggunakan LAN, serta SAN memliki fitur memisahkan trafik dari LAN maupun WAN.
  • Skalability : Server dan Penyimpanan dapat ditambahkan tanpa adanya pembatas yang harus menggunakan sistem proprietary.
  • Managebility : Mangement dilakukan secara terpusat

Komponen SAN

SAN memiliki perangkat jaringannya tersendiri, sepert SAN Switch. Untuk mengakses SAN, yang disebut server SAN, yang pada gilirannya terhubung ke adaptor host SAN . Di dalam SAN, berbagai perangkat penyimpanan data bisa saling berhubungan, seperti array disk berkemampuan SAN, JBODS, dan perpustakaan pita .

1.     Host Layer

Server yang memungkinkan akses ke SAN dan perangkat penyimpanannya membentuk lapisan host SAN. Server tersebut memiliki adaptor host atau kartu yang dipasang ke slot di motherboard server (biasanya slot PCI) dan dijalankan bersamaan dengan firmware dan driver perangkat yang sesuai . Melalui adaptor host, OS server dapat berkomunikasi dengan perangkat penyimpanan di SAN.

Di penyebaran saluran Fibre, kabel terkoneksi ke adaptor host melalui konverter interface gigabit (GBIC). GBIC digunakan juga pada switch dan perangkat penyimpanan di dalam SAN, dan disana dirubah bit digital menjadi impuls cahaya yang selanjutnya dapat ditransmisikan melalui kabel Fibre Channel. Sebaliknya, GBIC mengubah impuls cahaya yang masuk menjadi bit digital. Leluhur GBIC disebut gigabit link module (GLM).

2.     Fabric Layer
switch
Gambar : Contoh Perangkat SAN Switch

Fabric Layer terdiri dari perangkat jaringan SAN yang mencakup switch SAN , router, protocol bridge, perangkat gateway, dan kabel. Perangkat jaringan SAN memindahkan data dalam SAN, atau antara inisiator , seperti port HBA (Host Bus Adapther) server, dan target , seperti port perangkat penyimpanan.

Saat SAN pertama kali setup, hub adalah satu-satunya perangkat yang mampu Memfibre Channel, akan tetapi switch Fibre Channel dikembangkan dan hub sampai sekarang jarang ditemukan di SAN. switch punya kelebihan dibandingkan hub yang memungkinkan semua perangkat yang terpasang untuk berkomunikasi secara bersamaan, karena switch menyediakan link khusus untuk menghubungkan semua portnya satu sama lain. Ketika SAN pertama kali dibuat, Fibre Channel harus diimplementasikan melalui kabel tembaga, saat ini kabel serat optik multimode digunakan di SAN.

SAN biasanya dibuat dengan redundansi, jadi switch SAN terkoneksi dengan link yang berlebihan. switch SAN mengkoneksikan server dengan perangkat penyimpanan dan biasanya non-pemblokiran yang memungkinkan transmisi data di semua kabel yang terpasang pada saat yang bersamaan.SAN switch untuk tujuan redundansi diatur dalam topologi meshed . Switch SAN tunggal dapat memiliki seminimalnya 8 port sampai 32 port dengan ekstensi modular. Yang disebut switch kelas direktur dapat memiliki sebanyak 128 port.

fiber chanel
Gambar : Fiber Channel

Pada SAN yang diaktifkan, fabric layer yang didirect Fibre Channel FC-SW-6 digunakan yang dimana setiap perangkat di SAN mempunya alamat World Wide Name (WWN) yang di-hardcode di host bus adapter (HBA). Jika perangkat terkoneksi ke SAN, WWN-nya terdaftar di nameserver switch SAN.  Sebagai ganti WWN, atau nama port di seluruh dunia (WWPN), vendor perangkat penyimpanan SAN Fibre Channel juga dapat membuat hardcode nama node di seluruh dunia (WWNN). Port perangkat penyimpanan sering mempunyai WWN dimulai dengan 5, sedangkan adaptor bus server dimulai dengan 10 atau 21.

3.     Storage Layer 

Protocol Small Computer Systems Interface (SCSI) serial yang sering digunakan di atas protokol fabric, switch, Fibre Channel di server dan perangkat penyimpanan SAN. Internet Small Computer Systems Interface (iSCSI) melalui Ethernet dan protokol Infiniband juga ditemukan dan diterapkan di SAN, tetapi sering dibridge ke Fibre Channel SAN. Tapi, perangkat penyimpanan Infiniband dan iSCSI, khususnya, array disk, itu tersedia.

Macam – macam perangkat penyimpanan dalam SAN dapat dikatakan membentuk lapisan penyimpanan . Ini mencakup berbagai perangkat hdd dan pita magnetik yang menyimpan data. Di SAN, array disk digabungkan melalui RAID yang membuat banyak hard disk terlihat dan berfungsi seperti satu perangkat penyimpanan besar. Tiap perangkat penyimpanan, pada perangkat penyimpanan tersebut, memiliki Logical Unit Number (LUN) ditugaskan untuk itu. Ini adalah nomor unik di dalam SAN. Setiap node di SAN, baik itu server atau perangkat penyimpanan lain, dapat mengakses penyimpanan dengan mereferensikan LUN.

LUN memungkinkan space penyimpanan SAN untuk disegmentasi dan untuk penerapan kontrol akses. Server tertentu, atau sekelompok server,  misalnya, hanya diberikan akses ke bagian tertentu dari lapisan penyimpanan SAN, dalam bentuk LUN. Ketika perangkat penyimpanan menerima permintaan untuk membaca atau menulis data, ia akan memeriksa daftar aksesnya untuk menetapkan apakah node, yang diidentifikasi oleh LUNnya, diizinkan untuk mengakses area penyimpanan, yang juga diidentifikasi oleh LUN.  LUN masking adalah teknik di mana adaptor bus host dan perangkat lunak SAN dari server membatasi LUN yang perintahnya diterima. Dengan demikian, LUN yang dilarang diakses oleh server akan dimask. Cara lain untuk membatasi akses server ke perangkat penyimpanan SAN tertentu adalah dengan kontrol akses berbasis fabric, atau zonasi, yang diterapkan oleh perangkat jaringan dan server SAN. Di bawah zonasi, akses server dibatasi untuk perangkat penyimpanan yang berada di zona SAN tertentu.

Protokol Jaringan yang digunakan 

Layer pemetaan ke protokol lain digunakan untuk membentuk jaringan:

  • ATA over Ethernet (AoE), pemetaan AT Attachment (ATA) lewat Ethernet
  • Fibre Channel Protocol (FCP), pemetaan SCSI melalui Fibre Channel
  • Fibre Channel melalui Ethernet (FCoE)
  • Perangkat blok jaringan , memetakan request node perangkat pada sistem mirip UNIX melalui soket aliran seperti TCP/IP
  • SCSI RDMA Protocol (SRP), implementasi SCSI lain untuk transportasi akses memori langsung jarak jauh (RDMA)
  • ESCON melalui Fibre Channel ( FICON ), digunakan oleh komputer mainframe
  • HyperSCSI , pemetaan SCSI melalui Ethernet
  • iFCP atau SANoIP pemetaan FCP melalui IP
  • iSCSI , pemetaan SCSI melalui TCP/IP
  • Ekstensi iSCSI untuk RDMA (iSER), pemetaan iSCSI melalui InfiniBand

Demikianlah pembahasan mengenai Storaege Area Network, sekian danterima kasih ^_^

Tertarik mengikuti training IT di ID-Networkers (IDN.ID)? Kami menyediakan berbagai pilihan training cek disini.

Open chat