Mengapa Harus Training Practical AI Agent with OpenClaw di IDN?
- Trainer berpengalaman dalam implementasi AI, Automation, dan Workflow berbasis kebutuhan industri.
- Belajar langsung melalui praktik, bukan hanya teori atau demonstrasi.
- Peserta akan membangun AI Assistant yang benar-benar berjalan dan dapat digunakan setelah training selesai.
- Memahami cara menghubungkan OpenClaw dengan Telegram untuk membuat AI Assistant yang selalu siap membantu.
- Dapat menggunakan berbagai model AI seperti OpenAI, Gemini, Anthropic, maupun Ollama sesuai kebutuhan.
- Studi kasus disesuaikan dengan profesi peserta, mulai dari Business Owner, Profesional, Trainer, hingga IT Engineer.
- Mendapatkan modul training berbahasa Indonesia yang mudah dipahami dan dapat dipelajari kembali setelah kelas selesai.
- Bergabung ke grup alumni untuk diskusi, berbagi pengalaman, dan update perkembangan teknologi AI Agent.
- Mendapatkan sertifikat training sebagai bukti kompetensi penguasaan AI Agent dan Automation Workflow.
- Gratis mengulang training sebanyak 2x
- Free join mailing list IDN, bisa cari info kerja dan diskusi di grup.
Pengenalan Training
OpenClaw adalah AI Agent open-source yang bersifat local-first: ia bukan sekadar chatbot yang menunggu perintah di browser, melainkan agen yang berjalan terus-menerus di mesin Anda, terhubung ke aplikasi chat (Telegram, WhatsApp, Slack, Discord, dan lainnya), dan mampu menjalankan tugas nyata — membaca/menulis file, mengirim email, merangkum dokumen, mencari informasi, hingga menjalankan perintah otomatis.
Pelatihan satu hari ini membawa peserta dari nol hingga memiliki AI assistant pribadi yang benar-benar berjalan dan mengotomatiskan minimal satu pekerjaan harian sesuai profesi masing-masing. Pendekatannya hands-on: setiap konsep langsung dipraktikkan, dan sesi ditutup dengan mini project (capstone) yang dipresentasikan peserta.
Benefits
- Peserta memahami konsep AI Agent dan cara memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas kerja sehari-hari.
- Peserta mampu menginstal, mengonfigurasi, dan menjalankan OpenClaw secara mandiri.
- Peserta dapat membangun AI Assistant pribadi yang terhubung dengan Telegram dan siap digunakan.
- Peserta memahami cara menghubungkan OpenClaw dengan berbagai model AI seperti OpenAI, Gemini, Anthropic, maupun Ollama.
- Peserta mampu membuat workflow otomatisasi sederhana untuk membantu pekerjaan administratif, riset, dokumentasi, maupun task management.
- Peserta mendapatkan pengalaman hands-on melalui studi kasus dan praktik langsung selama training berlangsung.
- Peserta memperoleh modul training, sertifikat training, serta akses ke grup alumni untuk diskusi dan pengembangan lebih lanjut.
- Peserta memiliki fondasi yang kuat untuk mengembangkan AI Agent dan Automation Workflow yang lebih kompleks di masa depan.
Prerequisites & Persiapan Peserta
Perangkat & Software
- Laptop (Windows / macOS / Linux) dengan hak akses admin untuk instalasi.
- Node.js versi LTS terbaru sudah terpasang (OpenClaw berjalan sebagai proses Node.js).
- Terminal & Code Editor (mis. VS Code) untuk konfigurasi dan mengedit file skill.
- Koneksi internet stabil sepanjang sesi.
Akun & Akses
- API Key model AI minimal salah satu: Anthropic, OpenAI, atau Google. (Alternatif: model lokal via Ollama / LM Studio bagi yang ingin sepenuhnya offline).
- Akun aplikasi chat direkomendasikan Telegram untuk workshop karena setup bot-nya paling cepat.
Kompetensi Awal (Disarankan)
Tidak diperlukan kemampuan coding lanjutan peserta non-teknis tetap bisa mengikuti.
Familiar menjalankan perintah dasar di terminal (cd, ls, menjalankan perintah).
Kurikulum
Module 1 — Introduction to AI Agent
Tujuan modul:
- Memahami pergeseran dari chatbot reaktif ke AI Agent yang proaktif dan otonom.
- Mengenal posisi dan keunggulan Open Claw di ekosistem AI Agent.
Materi:
- Evolusi AI: rule-based bot → chatbot LLM → AI Agent (tool use, memory, otonomi).
- Konsep dasar AI Agent: perception, reasoning, tool calling, action, dan feedback loop.
- Pengenalan OpenClaw: agen open-source, local-first, model-agnostic, dengan 100+ Agent Skills.
- Use case industri: produktivitas personal, operasional bisnis, riset, pendidikan, dan IT/DevOps.
Aktivitas / Demo:
- Demo live: AI Agent merangkum email dan menyusun to-do list otomatis di depan kelas.
- Diskusi singkat: “Tugas harian apa yang ingin Anda otomatiskan?” (peserta menulis 1 use case).
Module 2 — Getting Started with OpenClaw
Tujuan modul:
- Memahami arsitektur OpenFlow dan menjalankannya untuk pertama kali.
- Menghubungkan agent ke channel chat dan model AI.
Materi:
- Arsitektur OpenClaw: Gateway (proses Node.js), channels, sessions, agent loop, dan heartbeat.
- Tools vs Skills: perbedaan dan cara kerja file SKILL.md (instruksi natural-language + frontmatter).
- Setup environment: instalasi OpenClaw, konfigurasi API key / model lokal (Ollama) dan 9router.
- Konfigurasi channel (Telegram) dan allowlist; menjalankan perintah “openclaw gateway”.
Aktivitas / Demo:
- LAB 1 — Instalasi & konfigurasi OpenClaw di perangkat masing-masing.
- LAB 2 — Menghubungkan ke Telegram dan menjalankan percakapan pertama dengan AI assistant.
- Checkpoint: setiap peserta berhasil mengirim 1 perintah dan menerima response dari agent-nya.
Module 3 — Practical Use Cases with OpenClaw
Tujuan modul:
- Mengenal pola pemanfaatan OpenClaw untuk pekerjaan harian lintas profesi.
Materi:
- Productivity assistant: triase & ringkasan email, ringkasan rapat, manajemen task.
- Content & document generation: draft email, laporan, materi, dan posting.
- Research & information assistant: pencarian web + rangkuman sumber.
- Automation harian: penjadwalan, briefing pagi via heartbeat, pemrosesan file batch.
- Skenario per sektor: pendidikan (dosen/trainer), bisnis (owner), dan IT (engineer).
Aktivitas / Demo:
- LAB 3 — Peserta mencoba 2 use case: (a) merangkum sebuah dokumen, (b) riset + ringkasan topik.
- Mini-challenge: minta agent menyusun draft balasan email profesional dalam < 3 menit.
Module 4 — Prompting & AI Agent Optimization
Tujuan modul:
- Menyusun instruksi yang menghasilkan output akurat dan konsisten.
- Membangun workflow otomatisasi sederhana yang andal.
Materi:
- Teknik prompting untuk agent: tujuan jelas, konteks, format output, contoh (few-shot), constraint.
- Membangun workflow: merangkai langkah (baca → olah → simpan → kirim) dalam satu skill.
- Mengoptimalkan output: iterasi prompt, penggunaan memory/konteks, dan penanganan error.
- Best practice: spesifik, dapat diuji ulang, dan menambahkan guardrail pada langkah berisiko.
Aktivitas / Demo:
- LAB 4 — Memperbaiki sebuah prompt “buruk” menjadi prompt efektif dan membandingkan hasilnya.
- Peserta membuat 1 skill sederhana (mis. “buat ringkasan harian dari folder catatan”).
Module 5 — Build Your Personal AI Assistant (Mini Project)
Tujuan modul:
- Merancang dan membangun personal AI assistant yang berjalan sesuai profesi peserta.
- Mengintegrasikan minimal satu workflow otomatisasi nyata.
Materi:
- Memetakan kebutuhan: pekerjaan harian mana yang paling layak diotomatiskan?
- Merancang assistant: channel, skill yang dibutuhkan, kebijakan akses, dan briefing terjadwal.
- Membangun & menguji: implementasi bertahap, uji coba, dan iterasi.
Aktivitas / Demo:
- CAPSTONE PROJECT (lihat Bagian 7) — peserta membangun assistant sesuai track profesinya.
- Pendamping berkeliling membantu troubleshooting; setiap peserta menyiapkan demo singkat.
Module 6 — Security, Ethics & Future of AI Agent
Tujuan modul:
- Memahami risiko dan praktik aman dalam mengoperasikan AI Agent.
- Menyadari batasan dan arah perkembangan AI automation.
Materi:
- Privasi & keamanan data: keuntungan local-first, penyimpanan API key, dan data sensitif.
- Tool policy & exec approval: mengizinkan baca email tetapi minta persetujuan sebelum kirim, dsb.
- Batasan AI Agent: halusinasi, ketergantungan, dan tugas yang TIDAK boleh diserahkan sepenuhnya.
- Tren ke depan: agent always-on, multi-agent swarm, dan tata kelola AI.
Aktivitas / Demo:
- Studi kasus singkat: mengidentifikasi 3 risiko pada sebuah konfigurasi agent dan cara menutupnya.
6. Ringkasan Hands-On Lab
Sepanjang hari peserta menyelesaikan rangkaian lab berikut secara bertahap:
| Lab | Aktivitas | Output |
|---|---|---|
| Lab 1 | Instalasi & konfigurasi OpenClaw | Open Claw berjalan di perangkat |
| Lab 2 | Koneksi channel + percakapan pertama | Assistant response via Telegram |
| Lab 3 | Use case: ringkasan dokumen & riset | 2 tugas otomatis berhasil |
| Lab 4 | Optimasi prompt & membuat 1 skill | 1 skill custom berfungsi |
| Capstone | Membangun personal AI assistant | Assistant + 1 workflow nyata + demo |
7. Capstone Project — “My Daily AI Assistant”
Ini adalah inti pelatihan. Setiap peserta membangun satu AI assistant yang benar-benar berjalan dan mengotomatiskan minimal satu pekerjaan harian. Peserta memilih salah satu track sesuai profesinya, lalu mengikuti kerangka project yang sama.
7.1 Brief Project
- Tujuan: Membangun personal AI assistant via Open Claw yang dapat diajak berkomunikasi melalui chat dan mengeksekusi minimal satu workflow nyata end-to-end.
- Waktu pengerjaan: ± 75 menit (di Module 5) + 45 menit presentasi & demo.
- Sifat: Individu (atau berpasangan bila perangkat terbatas).
7.2 Pilihan Track (sesuai profesi)
| Track | Profesi | Contoh Workflow yang Diotomatiskan |
|---|---|---|
| A | Business Owner / UMKM | Auto-balas pertanyaan pelanggan + rekap penjualan harian |
| B | Dosen / Trainer / Guru | Ringkas materi/jurnal + susun draft kuis & rencana sesi |
| C | Engineer / IT / DevOps | Ringkas log + buat draft script otomatisasi + review catatan |
| D | Profesional Umum / Mahasiswa | Triase email + briefing pagi + management to-do & catatan rapat |
7.3 Contoh Project Lengkap (Worked Example) — Track D
Nama assistant: “Parti” — Personal Assistant for Routine Tasks. Berikut contoh yang akan diperagakan instruktur sebagai acuan peserta.
Fitur yang dibangun
- Briefing pagi otomatis: pada heartbeat pertama tiap pagi, assistant membaca daftar prioritas dari file dan mengirim ringkasan agenda ke Telegram.
- Ringkasan on-demand: peserta mengirim teks/dokumen, assistant mengembalikan ringkasan 5 poin.
- Manajemen to-do: perintah “tambah tugas …” / “lihat tugas hari ini” menulis & membaca file todo.md.
- Quick research: perintah “riset …” memicu pencarian web lalu merangkum temuan.
- Draft balasan: assistant menyusun draft email/pesan profesional, tetapi MEMINTA persetujuan sebelum benar-benar mengirim.
Langkah implementasi
- Tentukan satu workflow utama yang ingin diotomatiskan (jangan terlalu banyak di awal).
- Siapkan workspace dan file pendukung (mis. todo.md, HEARTBEAT.md untuk briefing terjadwal).
- Tulis/aktifkan skill yang dibutuhkan dan beri instruksi natural-language yang jelas.
- Atur tool policy: izinkan baca, tetapi minta exec approval untuk aksi berisiko (kirim/hapus).
- Uji setiap fitur satu per satu, perbaiki prompt bila output belum sesuai.
- Siapkan skenario demo singkat (3 menit) yang menunjukkan workflow berjalan.
7.4 Deliverables (yang harus ditunjukkan saat demo)
- Assistant berjalan dan merespons melalui channel chat.
- Minimal satu workflow otomatisasi yang berfungsi end-to-end.
- Minimal satu tool policy / guardrail yang diterapkan (mis. approval sebelum kirim).
- Demo langsung ± 3 menit + penjelasan singkat use case dan manfaatnya.
Durasi Training
1 Hari (Jam Belajar Mulai Pukul 09.00 s.d 17.00 WIB Perharinya)
Biaya Investasi : Rp 1.000.000,-
Note: Jika membutuhkan surat penawaran dan faktur pajak, silahkan hubungi kami.
